terakhir kami di bali, telah berubah sama sekali di bandingkan 15 thn yg lalu. kemacetan lalu lintas yang tak nyaman. suasana hijau yg semakin menipis. dan transportasi umum yg minim.
ketika ibu saya,60 tahunan, ingin berjalan sendirian dari bank danamon di jalan gunung agung sampai toko yadnya di jalan gajah mada.seperti yg beliau lakukan ketika kami masih tinggal di bali.
astaga apa yg terjadi?
dengan HP-nya beliau meminta kami menjemputnya! gara-gara susahnya menyeberang jalan!
para pemakai lalu lintas (mobil dan sepeda motor) sama sekali tak memperdulikan kesopanan (= memberi pejalan kaki haknya untuk ikut menggunakan jalan). kalau ada traffic lights, tapi dibuat sedemikian rupa sehingga si pejalan kaki harus lari terbirit-birit (seperti di perempatan jalan gatot subroto, misalnya).
semoga hal ini bisa diperbaiki. karena jalanan bukan hanya hak pengendara, tapi juga pejalan kali.
hidup itu cinta,
terkadang ia bawa luka,
dan biarkan kita menanggung derita,
tapi tiada air mata yang boleh jatuh karenanya,
karena itu pertanda kekalahan tubuh oleh hati.
gunggggggggggggggggg
inget ya ajarin akuuuuuuuuuuuuuu
buat kyak gini
mmmuuuuaaaannntaaaap gung!
ajarin donk jugak!!
cinta mati ya???
kejar ajh trz, ati2 kepleset
jgn aj mpe mati y..
hyaaaaa… taw dah, he
weitz…
wettzz .
buuseet dah .
yang mezzzra iiaaa .
jgn mpe diambil orang tuuu .
dijaga iiaaa .
ato ..
yah saling menjaga saja .
okeh .
arindie ajah cukuuub comment
akan banyak hati untukmu,
kalau kamu punya banyak ruang untuk semua hati yang datang kepadamu.
zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz………………….
ehhhhhmmmmmmm
numpang mampir blogwalking ajah
*siul2 nengokin blog terus dapet inspirasi baru buat posting dan kaburrrrrrrr
ruang?waktu?
urghhhhhhhhh…
pusing d…
salam kenal , pak!
terakhir kami di bali, telah berubah sama sekali di bandingkan 15 thn yg lalu. kemacetan lalu lintas yang tak nyaman. suasana hijau yg semakin menipis. dan transportasi umum yg minim.
ketika ibu saya,60 tahunan, ingin berjalan sendirian dari bank danamon di jalan gunung agung sampai toko yadnya di jalan gajah mada.seperti yg beliau lakukan ketika kami masih tinggal di bali.
astaga apa yg terjadi?
dengan HP-nya beliau meminta kami menjemputnya! gara-gara susahnya menyeberang jalan!
para pemakai lalu lintas (mobil dan sepeda motor) sama sekali tak memperdulikan kesopanan (= memberi pejalan kaki haknya untuk ikut menggunakan jalan). kalau ada traffic lights, tapi dibuat sedemikian rupa sehingga si pejalan kaki harus lari terbirit-birit (seperti di perempatan jalan gatot subroto, misalnya).
semoga hal ini bisa diperbaiki. karena jalanan bukan hanya hak pengendara, tapi juga pejalan kali.
mohon diperjuangkan, pak!
terima kasih.